Kesimpulan Membaca
Tujuan pendidikan Indonesia yang tertuang dalam Sistem Pendidikan Indonesia yaitu untuk membentuk manusia yang memiliki kecerdasan dan kemampuan individu, meningkatkan tingkah laku yang terpuji, patriotisme, dan tanggungjawab sosial. Dalam kurikulum siswa Sekolah Menengah Pertama kelas 8, dinyatakan bahwa tujuan pembelajaran matematika adalah agar siswa memahami konsep matematika untuk menjelaskan hubungan antar satu hal dengan yang lain serta mengaplikasikannya untuk menyelesaikan masalah dengan akuarat dan efisien, untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, untuk menyampaikan sebuah ide matematis dengan menggunakan simbol, diagram, tabel, grafik dan lain-lain serta untuk mengembangkan apresiasi dalam penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, sangatlah penting diadakan atau dikembangkan sebuah metode pembelajaran matematika yang berbeda dengan metode-metode konvensional sebelumnya. Hal terpenting yang harus dimiliki siswa bukanlah kemampuannya untuk menyelesaikan sebuah persoalan atau tugas sesuai dengan rumus yang tersedia, tetapi adalah menyelesaikannya dengan cara yang ia miliki sendiri. Itu berarti bahwa siswa harus mampu menggunakan idenya atau membangun pengetahuannya sendiri dari informasi yang diberikan. Pertama, ia harus memahami konsep, kedua yaitu mengamati kenyataan, mencari strategi, dan pada akhirnya ia akan bisa memecahkan sauatu permasalahan.
Proses pembelajaran matematika menggunakan metode Lesson Study memiliki keunggulan dalam meningkatkan partisipasi dan keaktifan siswa dalam kelas, baik keaktifan secara lisan atau fisik maupun dalam penggalian ide-ide matematis. Siswa menempati posisi sebagai subjek pembelajaran, bukan objek. Proses pembelajaan akan berpusat di siswa, yaitu siswa aktif melakukan investigasi untuk menemukan dan membangun pengetahuan mereka sendiri. Guru atau pengajar memerankan diri sebagai fasilitator, salah satunya yaitu dengan membuat Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan alur pemikiran siswa ke dalam materi yang dituju.
Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mengembangkan pola berfikir matematis siswa dalam pengitungan Luas tabung, bola, dan volume kerucut. Penelitian di SMP NEGERI DEPOK II, Yogyakarta, Indonesia. Pelajaran yang dilakukan meliputi mengidentifikasi luas total suatu tabung, yang kedua mengidentifikasi bagian bidang bola, dan menentukan rumus volume kerucut dari mengidentifikasi bagian-bagian kerucut. Pengajaran dilakukan dengan mengajak siswa langsung mengenali bentuk-bentuk dari selinder, bola dan kerucu sehingga siswa dapat mengerti dengan jelas bagian-bagian dari silinder, kerucut dan bola. Dari penelitian ini guru diharapkan dapat dengan baik mempromosikan metode matematika dalam perhitungan luas tabung, bola, dan volume kerucut. Siswa sebaiknya dekenalkan langsung dengan objek-objek yang berbentuk silinder, bola dan kerucut. Siswa diajarkan untuk mengidentifikasi bagian-bagian tabung, bola, dan kerucut. Siswa diajarkan konsep-konsep tabung, bola, dan kerucut, dan memberikan pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui pemahaman siswa.
Pada akhirnya diharapkan kemampuan matematis siswa akan meningkat, lebih spesifik lagi adalah kemampuan berpikir logis, kemampuan mengamati masalah di lingkungan sekitar, kemudian kemampuan untuk mengubah permasalahan tersebut menjadi permasalahan matematis serta mengaplikasikan matematika dalam menyelesaikan masalah tersebut.
Minggu, 01 Januari 2012
Lesson Study on Mathematical Thinking: Developing Mathematical Methods in Learning the Total Area of a Right Circular Cylinder and Sphere as well as the Volume of a Right Circular Cone of the Indonesian 8th Grade Students
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar